BerandaLifestyleLP3 ke-29 Darul Iman Digelar di Pantai Cipanon, Mahasiswa PLP UIN SMH...

LP3 ke-29 Darul Iman Digelar di Pantai Cipanon, Mahasiswa PLP UIN SMH Banten Turut Sukseskan Kegiatan

 

PANDEGLANG, STRAITECONOMIC.CO.ID – Pondok Pesantren Terpadu Darul Iman Pandeglang kembali menggelar Lomba Perkemahan Penggalang dan Penegak (LP3) ke-29 di kawasan Pantai Cipanon, Tanjung Lesung, Pandeglang. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari dua malam itu diikuti antusias oleh para santri.

LP3 ke-29 tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter santri melalui berbagai aktivitas di alam terbuka. Kegiatan tersebut diarahkan untuk menanamkan nilai kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan hingga sportivitas.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti berbagai perlombaan yang telah disiapkan koordinator dan panitia. Setiap perlombaan menjadi kesempatan bagi santri untuk menunjukkan kreativitas, keterampilan, kekompakan serta kemampuan bekerja sama dalam kelompok.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, mahasiswa Praktik Lapangan Profesi (PLP) Kelompok 7 UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten turut ambil bagian dalam menyukseskan seluruh rangkaian LP3.

Ketua PLP Kelompok 7 UIN SMH Banten, Bayu Angga mengatakan, keterlibatan mahasiswa dalam LP3 merupakan bagian dari kontribusi mereka selama melaksanakan kegiatan PLP di Pondok Pesantren Terpadu Darul Iman.

“Alhamdulillah, kami dari PLP Kelompok 7 diberikan kesempatan untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan LP3 ke-29. Kami membantu panitia dalam beberapa kegiatan, termasuk menjadi juri dan mendampingi para santri selama perlombaan,” kata Bayu, Minggu (13/9).

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa tidak hanya memberikan manfaat bagi kelancaran kegiatan, tetapi juga menjadi pengalaman tersendiri bagi para mahasiswa. Mereka dapat belajar mengelola kegiatan, membangun komunikasi, bekerja sama serta menjalankan tanggung jawab di tengah banyaknya peserta.

“Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Kami belajar bagaimana bekerja dalam tim, berkomunikasi dengan panitia dan santri, sekaligus menjalankan tanggung jawab agar kegiatan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Selain menjadi juri, mahasiswa PLP Kelompok 7 juga membantu mendampingi peserta selama kegiatan. Pendampingan dilakukan dengan mengawasi aktivitas santri, memberikan arahan ketika diperlukan serta membantu menjaga ketertiban di lokasi perkemahan.

Bayu berharap kehadiran mahasiswa PLP dapat memberikan manfaat bagi keluarga besar Pondok Pesantren Terpadu Darul Iman. Menurutnya, kegiatan seperti LP3 juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan kemampuan yang diperoleh selama berada di lingkungan akademik.

“Kami berharap kehadiran kami bisa memberikan manfaat, meskipun kontribusinya sederhana. Yang terpenting adalah bagaimana kami bisa ikut membantu dan berkolaborasi dengan keluarga besar Darul Iman,” tuturnya.

LP3 ke-29 berlangsung dengan dukungan pimpinan pesantren, pembina, koordinator, panitia, mahasiswa PLP serta para santri. Kolaborasi tersebut membuat seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan hingga selesai.

Melalui kegiatan ini, para santri tidak hanya mendapatkan pengalaman berkompetisi, tetapi juga belajar menghadapi tantangan secara langsung. Kebersamaan selama berada di alam terbuka menjadi bagian penting dalam membangun rasa tanggung jawab, solidaritas dan kepemimpinan.

Sementara bagi mahasiswa PLP Kelompok 7 UIN SMH Banten, keterlibatan dalam LP3 menjadi pengalaman pembelajaran di luar ruang kelas. Mereka dituntut mampu beradaptasi, bekerja sama dan mengambil peran dalam kegiatan kepesantrenan.

LP3 ke-29 akhirnya menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara para santri, pembina, panitia dan mahasiswa PLP. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat nilai pendidikan karakter melalui pengalaman langsung yang diharapkan dapat diterapkan para santri dalam kehidupan sehari-hari. (*)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
ADS

Most Popular