PANDEGLANG, STRAITECONOMIC.CO.ID – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di Pondok Pesantren Terpadu Darul Iman, Desa Kadulimus, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang. Untuk pertama kalinya, rangkaian kegiatan 17 Agustus yang digelar masyarakat Desa Kadulimus dipusatkan di lingkungan pesantren dengan melibatkan santri dan mahasiswa.
Kegiatan tersebut menjadi momentum kebersamaan antara masyarakat Desa Kadulimus dengan keluarga besar Pondok Pesantren Terpadu Darul Iman. Selain memperingati kemerdekaan, kegiatan juga menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah bagi masyarakat dan mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas.
Kemerihaan acara semakin terasa dengan berbagai penampilan dari masyarakat Desa Kadulimus, para santri, mahasiswa Universitas Bina Bangsa (UNIBA) yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN), serta mahasiswa Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) Kelompok 7 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
Salah satu penampilan yang berhasil mencuri perhatian masyarakat adalah fashion show bertema pahlawan yang dipersembahkan mahasiswa PLP Kelompok 7 UIN SMH Banten. Penampilan tersebut tidak sekadar menampilkan busana, tetapi dikemas secara teatrikal dengan menghadirkan karakter sejumlah pahlawan nasional.
Para mahasiswa tampil mengenakan pakaian yang menggambarkan sosok dan perjuangan para pahlawan. Penampilan tersebut kemudian dipadukan dengan pembacaan puisi bertema perjuangan dan kemerdekaan sehingga menciptakan pertunjukan yang sarat pesan edukasi sekaligus menggugah emosi penonton.
Ketua PLP Kelompok 7 UIN SMH Banten, Bayu Angga, mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan kemerdekaan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memberikan kontribusi melalui kreativitas mahasiswa.
“Semangat perjuangan para pahlawan perlu terus diwariskan kepada generasi muda. Jika dahulu perjuangan dilakukan melalui peperangan, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, kreativitas dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Bayu, Minggu (13/9).
Pesan tersebut menjadi salah satu nilai yang ingin disampaikan melalui fashion show dan musikal puisi. Para mahasiswa berusaha menjadikan penampilan tersebut bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media untuk mengingat kembali jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme.
Antusiasme masyarakat terlihat dari perhatian penonton selama rangkaian penampilan berlangsung. Kolaborasi antara masyarakat, pesantren, santri, mahasiswa KKN UNIBA dan mahasiswa PLP UIN SMH Banten membuat peringatan kemerdekaan berlangsung lebih meriah dan penuh kebersamaan.
Bagi mahasiswa PLP Kelompok 7, kegiatan tersebut juga menjadi pengalaman tersendiri selama menjalankan program Praktik Lapangan Persekolahan di Pondok Pesantren Terpadu Darul Iman. Kehadiran mahasiswa tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik dan pembelajaran, tetapi turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial di lingkungan pesantren dan masyarakat.
Kolaborasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui gotong royong. Masyarakat dan generasi muda bersama-sama mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif yang memperkuat persatuan serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Peringatan HUT Kemerdekaan RI di Ponpes Terpadu Darul Iman pun tidak berhenti pada kemeriahan acara. Dari kegiatan tersebut, terselip pesan bahwa kemerdekaan merupakan amanah yang harus diisi dengan pendidikan, karya, kreativitas dan pengabdian demi memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa. (*)




