MEDAN – Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar, Pertalite dan Pertamax langka di wilayah Sumatera. Kelangkaan tersebut membuat warga harus mengantri berjam-jam hingga larut malam demi mendapatkan BBM.
Dilansir detik.com, sejumlah SPBU di Medan yang kehabisan stok BBM terpantau di antaranya di SPBU Pajak Sore Jalan Jamin Ginting, SPBU Simpang Pos Jalan Jamin Ginting, dan SPBU Lau Chih Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Tuntungan.
Salah seorang pengendara, Leo Sembiring, mengaku telah mendatangi empat SPBU dan semuanya kehabisan BBM subsidi jenis Pertalite.
“Sudah empat SPBU saya datangi, yakni SPBU Lau Chih, SPBU Al-Azhar, SPBU Johor, dan SPBU Lapangan Tembak, baru dapat di SPBU Ngumbang Surbakti. Tangki minyak saya juga sudah hampir kosong,” ucap Leo, dikutip dari Detik.com, Kamis 16 Juli 2026.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menjelaskan, peningkatan kebutuhan BBM dalam beberapa hari terakhir terjadi karena meningkatnya aktivitas masyarakat. Ini termasuk dimulainya kembali kegiatan sekolah dan perkantoran yang mendorong kenaikan mobilitas.
Kitty mengatakan, meningkatnya konsumsi BBM di wilayah Medan direspons dengan percepatan penguatan kapasitas distribusi agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan.
“Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, kebutuhan BBM di Medan juga mengalami kenaikan sekitar 5–10% dibandingkan rata-rata harian,” ujar Kitty melalui keterangan resmi.
Merespon kelangkaan tersebut, Kitty mengatakan, pihaknya saat ini mulai meningkatkan kapasitas distribusi melalui penambahan armada mobil tangki, penguatan personel distribusi, serta optimalisasi operasional. “Sehingga layanan di SPBU kini telah kembali berjalan normal,” katanya. (*)




