CIPONDOH, STRAITECONOMIC.CO.ID – Upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan hidup sejak usia dini dilakukan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) 2026 di Kelurahan Cipondoh Makmur. Selama dua hari, 26-27 Juli 2026, mahasiswa menggelar program Sekolah Alam yang dikemas melalui berbagai kegiatan edukatif dan interaktif bagi anak-anak.
Rangkaian kegiatan dimulai di Community Center RT 02/RW 08, Kelurahan Cipondoh Makmur. Puluhan anak usia Sekolah Dasar (SD) kelas 1 hingga kelas 5 dari RT 01 sampai RT 10 RW 08 mengikuti workshop Ecoprint, yakni teknik mencetak motif pada kain menggunakan dedaunan dan bunga yang ada di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya diajak berkreasi, tetapi juga dikenalkan pada pemanfaatan bahan-bahan alami sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan. Anak-anak tampak antusias saat memilih daun dan bunga untuk dijadikan motif pada kain.
Keesokan harinya, kegiatan berlanjut di SDN Cipondoh 3 Kota Tangerang dengan mengusung tema Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Siswa kelas V mendapatkan materi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan yang dipadukan dengan pengenalan kosakata dasar bahasa Inggris bertema lingkungan, seperti clean, green, recycle, dan save the earth.
Suasana belajar semakin semarak ketika mahasiswa mengajak para siswa mengikuti lomba mewarnai bertema lingkungan hidup. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi peserta untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkuat pemahaman tentang pentingnya menjaga alam.
Perwakilan Divisi Humas KKN UMT 2026 Kelurahan Cipondoh Makmur, Audi Mahardhika Hidayat, mengatakan konsep Sekolah Alam dipilih agar edukasi lingkungan dapat diterima anak-anak dengan cara yang menyenangkan.
“Melalui Sekolah Alam ini, kami ingin menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini dengan metode yang edukatif sekaligus interaktif. Mulai dari kreasi Ecoprint hingga belajar bahasa Inggris dan mewarnai di sekolah, harapan kami anak-anak tidak hanya paham pentingnya menjaga kebersihan, tetapi juga terbiasa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Audi, Rabu (29/7).
Menurutnya, pembelajaran yang dipadukan dengan praktik langsung diharapkan mampu membangun kebiasaan positif pada anak sejak dini sehingga kesadaran menjaga lingkungan tidak berhenti pada teori semata.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Anak-anak aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari membuat karya Ecoprint hingga berpartisipasi dalam berbagai permainan edukatif dan lomba mewarnai.
Melalui program tersebut, Mahasiswa KKN UMT berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dengan membangun karakter peduli lingkungan sejak usia dini sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga di Kelurahan Cipondoh Makmur. (*)




