BerandaLifestyleSiswa SD di Lebak Dapat Edukasi Anti-Bullying dari Mahasiswa Kukerta UIN

Siswa SD di Lebak Dapat Edukasi Anti-Bullying dari Mahasiswa Kukerta UIN

Lebak, Straiteconomic – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Kelompok 23 Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar edukasi anti-bullying bagi siswa SDN 1 dan SDN 2 Sukanegara, Kabupaten Lebak, Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai dampak perundungan sejak usia dini.

Ketua Kukerta Kelompok 23, Gyas, mengatakan edukasi tersebut dipilih karena masih banyak anak yang menganggap tindakan mengejek atau bercanda secara fisik maupun verbal sebagai hal yang wajar, padahal sudah termasuk bentuk perundungan.

“Anak-anak masih sering menganggap bercandaan fisik dan verbal hal yang biasa. Padahal, itu udah termasuk kategori bullying,” ujarnya.

Menurut Gyas, pemahaman mengenai bullying perlu ditanamkan sejak dini agar siswa tidak hanya mengetahui bentuk-bentuk perundungan, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan saling menghargai.

“Suasana sekolah makin lebih aman dan nyaman terhadap anak-anak. Bukan sekadar paham, melainkan dapat membantu temannya ketika terkena bullying,” katanya.

Kepala SDN 1 Sukanegara, Agus Setiawan, menilai kegiatan tersebut penting karena perundungan dapat berdampak pada kondisi psikologis anak.

“Sangat penting sekali, karena dari hal-hal perundungan ini terkadang akan menjatuhkan mental anak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perundungan sering kali berawal dari ejekan atau pertengkaran kecil yang dianggap sepele. Jika terus dibiarkan, kebiasaan tersebut dapat memengaruhi kesehatan mental siswa.

“Bullying ini kalau semisalkan dibiarkan saja, setiap ada hal kecil langsung saling mengejek, itu yang sebenarnya bisa merusak mental,” katanya.

Agus mengapresiasi kegiatan yang digelar mahasiswa Kukerta UIN SMH Banten. Ia berharap edukasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran siswa sehingga mampu mencegah terjadinya perundungan di lingkungan sekolah.

“Terima kasih sudah memberikan edukasi ini. Saya harap ada peningkatan pengetahuan anak mengenai hal-hal buruk tentang bullying tersebut, dan jangan sampai bullying terjadi lagi,” tutupnya. (*)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
ADS

Most Popular